Surgery

EKSISI

Gambar: Eksisi Tahi Lalat / Moles (Sumber: Surgeon Survival)

Prosedur bedah eksisi cocok untuk permasalahan kulit seperti tahi lalat yang menonjol atau mengganggu, tonjolan kulit (kista, skin tag, lesi kulit besar yang tidak bisa diatasi dengan cauter), jaringan parut atau bekas luka menonjol yang ingin diperbaiki.

Eksisi adalah tindakan pembedahan minor untuk mengangkat lesi kulit secara menyeluruh, seperti tahi lalat, kista, atau jaringan berlebih. Prosedur ini dilakukan secara steril menggunakan pisau bedah dan biasanya diakhiri dengan penjahitan halus agar hasil kulit lebih rapi dan minimal bekas.

Prosedur dimulai dengan pembersihan area kulit dengan antiseptik, dilanjutkan pemberian anestesi lokal dengan suntikan untuk membuat area mati rasa. Lalu dokter melakukan pengangkatan lesi menggunakan pisau bedah, memastikan jaringan terangkat seluruhnya. Luka kemudian dijahit halus dan ditutup perban steril. 

Kontrol ulang dilakukan 5–7 hari kemudian untuk melepas jahitan.

Durasi tindakan: ±30–60 menit tergantung ukuran lesi.

Derajat nyeri: ★★

Downtime: 3-7 hari

SUBSISI

Sumber: Advanced Cosmetic Medicine

Jika anda memiliki bekas luka cekung (atrofi) akibat jerawat, trauma, atau penyakit infeksi (cacar), tindakan subsisi dapat membantu anda. Subsisi adalah tindakan medis yang bertujuan untuk mengurangi bekas jerawat yang berbentuk cekung atau berlekuk (scar atrofi). Prosedur ini dilakukan dengan memasukkan jarum khusus di bawah permukaan kulit untuk memutus jaringan parut yang menarik kulit ke dalam. Dengan terlepasnya jaringan tersebut, kulit akan terangkat secara alami dan merangsang pembentukan kolagen baru, sehingga permukaan kulit menjadi lebih halus dan rata seiring waktu.

Prosedur dimulai dengan pembersihan dan sterilisasi kulit di area yang akan ditangani. Lalu pemberian anestesi lokal untuk mengurangi rasa tidak nyaman. Kemudian dokter akan menggunakan jarum khusus yang dimasukkan di bawah kulit untuk memutus jaringan parut penyebab lekukan. Setelah jaringan terlepas, kulit akan terangkat secara alami, dan tubuh akan merangsang pembentukan kolagen baru untuk memperbaiki tekstur kulit. Area yang telah disubsisi akan dibersihkan dan dapat dikompres dingin untuk mengurangi bengkak.

Durasi tindakan umumnya sekitar 30–60 menit, tergantung luas area yang ditangani.

Derajat nyeri: ★★

Downtime: 3-7 hari

CHILL CAUTER

Sumber: Halodoc

Jika anda memiliki kondisi tonjolan pada kulit seperti milia (bintik putih kecil), skin tag, kutil, tahi lalat kecil, atau bercak kehitaman yang menempel (keratosis seboroik), maka tindakan kauter dapat membantu anda. Chill cauter adalah prosedur pengangkatan lesi kulit (seperti milia, kutil, skin tag, atau keratosis) menggunakan alat cauter listrik dengan sistem pendinginan (“chill”) untuk mengurangi rasa panas dan nyeri selama tindakan.

Teknologi ini bekerja dengan membakar jaringan target secara terkontrol, namun tetap menjaga kenyamanan pasien berkat efek pendingin yang menetralkan suhu permukaan kulit.

Prosedur didahului dengan pembersihan area kulit menggunakan antiseptik, dilanjutkan dengan pemberian anestesi topikal (krim bius) selama ±20–30 menit untuk meminimalkan rasa sakit. Lalu dokter melakukan penyentuhan titik lesi dengan alat cauter, yang menghasilkan panas listrik untuk menghancurkan jaringan target. Sistem pendingin (“chill”) aktif selama proses, membantu menetralkan sensasi panas. Setelah selesai, olesan salep antibiotik atau krim penyembuh diberikan untuk mempercepat regenerasi kulit. 

Durasi tindakan: ±15–30 menit tergantung jumlah dan ukuran lesi.